Sabtu, 31 Januari 2015

Seandainya Anda Timses Juga Begitu

Garindra kini menjadi partai besar (hasil pilleg), partai ini juga dipandang sebagai partai bersih karena belum memegang pemerintahan, pengurus dan tokoh-tokohnya tidak ada yang kesandung KPK, begitu juga Prabowo hampir 46 % dipilih rakyat yang berarti seorang tokoh yag dihormati dan pilihan hampir separuh orang desawa Indonesia. Ia tokoh nasional yang polulair di dalam dan di luar negeri. Beroposisi dengan partainya yang bersih dan berkembang ini sungguh lebih terhormat. Namun teman koalisinya justru menjerumuskan, kerja pemenangan pilpresnya tak kreatif dan tidak inovatif, mesin partai yang mendapat simati rakyat di pilleg menjadi terhambat. Teman yang tidak menguntungkan. Sebagai contoh juga diperlihatkan ketua timsesnya, Mahmud MD, seakan lari dari tanggung jawab, sebuah sifat yang kurang bagus apabila kita semula menjadi timses sebelum dibubarkan sudah lari duluan. Hal yang wajar apabila timses lain yang tentu masih memiliki tugas sebelum timses dibubarkan masih tetap membela Prabowo-Hatta. Seandainya Anda pun menjadi timses tentu akan membela siapa yang mesti didukung sebelum timses dibubarkan. Setelah itu (timses dibubarkan) barulah kita diluar status timses. Hal mengenai menang dan kalah , jujur dan tidak jujur, curang dan tidak curang, akan slalu ada dalam setiap perhelatan event pemilihan baik tertutup maupun terbuka. Kebenaran dan pembenaran hukum kita serahkan pada hukum yang berlaku di negeri ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar