Sabtu, 31 Januari 2015

Nanti Kalau Aku Capres 2019, Aku Tidur Saja

Nanti 2019 kalau saya calon presiden, tim suksesku bukan yang banyak bacot ! tetapi yang pinter membawa/cari suara yang banyaaaaaaaaak!
Dan tim suksesku juga harus bersih diri (minimal sudah mandi) soalnya bisa baunya nempel pada capres.
Dan tim suksesku tidak boleh suka menfitnah, tetapi sebaliknya harus ngalem lawan agar lawan juga milih padaku.
Dan semua tim sukses adalah calon mentriku, jumlahnya sesuai anggota kabinet, jadi mereka modalan sendiri tanpa aku mengeluarkan duit banyak. Karena mereka adalah calon mentri maka ia adalah calon pemimpin juga yang harus menunjukan keteladanan.
Dan tim suksesku yang muslim harus pandai mengaji dan alhi ibadah, apabila pilpres itu pas Ramadhan semuanya kelihatan indah.
Dan tim suksesku tidak boleh joged apalagi baca sajak yang dibutuhkan bukan pamer talenta tapi kreatif mendulang suara.
Dan tim suksesku tidak boleh muncul di televisi melebihi capres, nanti populair dia ketimbang capresnya. Tim sukses harus memberikan porsi lebih buat capres untuk terus tampil.
Tim suksesku harus cerdas tetapi tidak harus ahli berdebat, sebab walau debatnya menang juga bisa diplintir kalah, jadi hindari perseteruan , perdebatan, konfrontasi, atau saling hujat.
Tim suksesku nanti dibuat management dengan satu pemimpin yaitu aku sebagai capres. Dalam organisasi tim sukses dibuat beberapa departemen dengan satu orang tim sukses. Setiap departem,en dari organisasi tim suksesku memiliki ketua-ketua bidang yang terdiri dari calon-calon duta besar (sehingga mau mengeluarkan modal) , ketua-ketua bidang ini terdiri dari bidang pemenangan sampai bidang hukum, begitu seterusnya.
Tim suksesku nanti kelak yang bekerja keras, dan aku sebagai capresnya tinggal tidur menunggu tanggal 22 juli .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar